CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Pages

23/02/10

Dampak Aktivitas Matahari

Selain memancarkan gelombang elektromagnetik, Matahari juga melepaskan partikel berenergi tinggi. Aliran partikel berenergi tinggi dari matahari tersebar ke seluruh penjuru tata surya seperti hembusan angin di bumi. Penyebaran aliran partikel dari matahari ini disebut angin matahari. Angin matahari mengandung partikel-partikel bermuatan listrik yang dapat mempengaruhi dinamika medan magnet ruang antarplanet. Saat puncak aktivitas matahari, angin matahari berhembus dengan kecepatan lebih tinggi dan membawa partikel dengan energi yang lebih besar dari biasanya.

Semburan Radio Matahari

Perubahan jumlah dan laju partikel yang terlontar dari matahari menyebabkan berubahnya plasma di atmosfer matahari. Gangguan ini menyebabkan dipancarkannya gelombang elektromagnetik pada rentang panjang gelombang radio yang disebut semburan radio matahari. Karakteristik sinyal semburan radio matahari dapat digunakan untuk menentukan kecepatan partikel berenergi tinggi yang akan sampai ke bumi. Di LAPAN, peneliti menggunakan radiospektograf untuk menentukan waktu kedatangan partikel berenergi tinggi ke bumi.

Badai Matahari

Saat berada di puncak siklus, Matahari biasanya menghasilkan CME dan flare besar yang menyebabkan peningkatan angin matahari, serta radiasi gelombang elektromagnet yang terpancar dari matahari. Jika ini terjadi, cuaca antariksa akan berubah drastis sehingga mempengaruhi kondisi atmosfer dan kemagnetan planet-planet di tata surya, termasuk bumi. Peristiwa ini disebut badai matahari. Badai matahari dapat membahayakan satelit dan astronot di luar angkasa, serta mengganggu perangkat elektronika dan teknologi komunikasi landas-bumi yang kerjanya terpengaruh oleh kelistrikan dan kemagnetan bumi. Untuk siklus ke 24, badai matahari diperkirakan akan banyak terjadi pada tahun 2012-2013.


Waspadai Badai Matahari

Dengan menggunakan teleskop, para peneliti LAPAN mengamati jumlah dan posisi sunspot. Hal ini bermanfaat untuk mengetahui kondisi matahari. Data jumlah dan posisi sunspot juga diperlukan untuk memprediksi kapan terjadinya badai matahari.


Gangguan Sistem dan Orbit Satelit

Selain berpengaruh langung pada planet-planet, gangguan cuaca antariksa juga berpengaruh pada teknologi satelit yang berada di ruang antarplanet. Perubahan cuaca antariksa yang eksterm dapat menyebabkan terjadinya pemuatan listrik di satelit sehingga mengganggu operasional satelit. Gangguan cuaca antariksa juga dapat menyebabkan penurunan ketinggian orbit satelit. Akibatnya, orbit satelit mengalami perubahan atau bahkan meluruh ke bumi.


sumber : Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN)
Pusat Pemanfaatan Sains dan Antariksa (Pusfatsainsa)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Powered By Blogger

Search

Diberdayakan oleh Blogger.